Ternak Kelinci Hias: Budidaya Ternak Kelinci

Buat pecinta kelinci sejati, yuk gabung di funpage ternak kelinci buat update info-info terbaru tentang dunia perkelincian.

Ternak kelinci hias. Perjalanan peternakan kelinci memang tidak mudah sobat kelinci, ada saat-saat dimana akan dibuat stress dengan jumlah anakan yang lahir banyak tapi dalam hitungan hari tumbang satu persatu, kendala kelinci tidak mau kawin, indukan betina yang tidak mau menyusui anaknya malah ada sebagian berubah menjadi kanibal dengan memakan anaknya sendiri, ada juga lho sobat kelinci mendadak mati tanpa adanya sebab yang diketahui dengan jelas. Yah memang itulah lika-liku melakukan budidaya ternak kelinci.


Paling tidak itulah yang saya alami ketika mencoba budidaya ternak kelinci, tapi sekarang setelah berjalan beberapa tahun saya juga masih dibuat stress alias pusing, tapi pusing kali ini berbeda, kalau sekarang pusingnya mikirin “akan ditempatkan dimana neh anakan kelincinya?”

Sesuatu yang kita jalanin secara serius, tekun, dan tidak berhenti belajar suatu saat pasti akan menemukan titik balik dimana semua kesulitan-kesulitan sebelumnya akan terjawab dan akan berbalik menjadi pelajaran yang sangat berharga.

Nah saya udah ceritain tuh sobat kelinci duka dan sukanya, pada sobat-sobat kita yang lain saya sering sampaikan bahwa budidaya ternak kelinci tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi ingat juga budidaya ternak kelinci tidak serumit dan sesulit membuat pesawat terbang. semuanya butuh kesabaran, keuletan, dan juga semangat pantang menyerah dan tidak boleh berhenti belajar. Jangan hanya baru mencoba ternak kelinci satu atau dua pasang lalu semuanya mati, kemudian kita ambil kesimpulan “budidaya kelinci susah”.

Nah sobat kelinci itulah beberapa point yang harus kita tanamkan dan pahami bahwa dalam melakukan budidaya ternak kelinci tidak hanya tertumpu pada besarnya modal materi yang kita punya, ada faktor lain yang ternyata jauh lebih vital dan lebih utama, dimana hal inilah seharusnya menjadi modal terbesar.